usaha kreatif http://usaha-kreatif.com Kiat menjadi kaya melalui usaha kreatif Tue, 29 Jul 2014 13:33:33 +0000 en-US hourly 1 5 langkah praktis membangun usaha http://usaha-kreatif.com/5-langkah-praktis-membangun-usaha/ http://usaha-kreatif.com/5-langkah-praktis-membangun-usaha/#comments Mon, 28 Jul 2014 18:32:31 +0000 http://usaha-kreatif.com/?p=122 Napoleon Hill pernah menulis sebuah buku laris yang berjudul “Think and grow rich”. Buku yang saya baca saat saya kuliah S1 di tahun 90-an ini memberikan saya inspirasi yang luar biasa untuk mulai membangun usaha. Sejak lulus kuliah -atas izin Allaah- saya berhasil memulai beberapa usaha menggunakan formula yang tertera di buku ini. Dalam artikel kali ini saya akan coba menyampaikan intisari atau rangkuman dari buku “Think and grow rich” secara singkat dan padat sehingga seolah-olah anda sudah pernah membacanya sehingga bisa mengambil manfaatnya.

Pemikiran utama dari buku ini sangat bagus dan sangat aplikatif, inilah yang akan saya sampaikan di dalam artikel ini. Adapun bila secara rinci buku ini ditelaah ada beberapa pemikiran di dalamnya yang bertentangan dengan keimanan kita sebagai seorang muslim. Oleh karenanya ada kewajiban saya untuk menyaring bagian-bagian tertentu dari buku ini untuk tidak disampaikan.

Ok kita langsung mulai saja.

Bayangkan skenario ini. Anda ingin memulai sebuah usaha tetapi tidak punya modal, tidak punya keahlian cukup dan tidak tahu harus mulai dari mana. Bila ini terjadi pada anda maka artikel ini adalah untuk anda. Inilah langkah-langkah yang perlu anda ambil.

IDEA

Yang paling pertama adalah ide. Segala sesuatu yang dibuat oleh manusia berawal dari sebuah ide. Anda harus memiliki ide yang brilian yang sangat potensial untuk dijadikan sebuah bisnis.

Lalu bagaimana kalau anda tidak memiliki ide bisnis apapun juga? Atau anda memiliki ide bisnis tetapi tidak tahu apakah ide bisnis anda bagus atau jelek?

Ada cara sistematik untuk menciptakan ide bisnis dan menguji ide tersebut sehingga ide yang dihasilkan adalah ide bisnis yang brilian. Ini adalah proyek saya selanjutnya -in syaa allaah- berupa free e-book untuk pembaca setia blog ini. Kenapa e-Book? Ini dikarenakan isinya yang panjang sehingga saya anggap kurang cocok untuk dijadikan format blog.

TEAM

Setelah anda memiliki ide bisnis yang brilian, langkah berikutnya adalah membangun tim yang solid. Hal ini tergantung kepada ide bisnis yang anda ingin bangun. Petakan dari ide bisnis anda tadi keahlian apa saja yang dibutuhkan untuk membangun bisnis anda tersebut, bila keahlian itu tidak anda miliki maka carilah orang lain yang memiliki keahlian tersebut dan ajaklah dia untuk bergabung dengan tim anda.

Perlu anda camkan pernyataan ini “Tidak ada orang yang sukses sendirian, semua kesuksesan dibangun di atas kerjasama dengan orang lain”.

Media sangat suka mengangkat seorang figur sebagai bahan pemberitaan mereka. Mereka kadang terlalu terfokus pada seseorang sehingga muncul pemikiran bahwa semua kesuksesan adalah milik seseorang tadi. Yang sering dilupakan kebanyakan orang adalah kenyataan bahwa figur atau tokoh-tokoh ini tidak pernah bekerja sendirian, mereka bekerja dalam sebuah tim.

“Apple computer” tidak diciptakan oleh Steve Jobs sendirian, tetapi bersama Steve Wozniak dan Ronald Wayne. Demikian juga “Microsoft” tidak dibangun Bill Gates sendirian tetapi bersama Paul Allen. Begitu banyak perusahaan besar yang dibangun oleh sebuah tim yang solid, bukan perseorangan, meskipun kadang yang muncul ke permukaan hanya salah satu tokohnya saja.

Richard Branson, orang terkaya ke-6 di UK, pernah mengatakan “Many people think that an entrepreneur is someone who operates alone, overcoming challenges and bringing his idea to market through sheer force of personality. This is completely inaccurate. Few entrepreneurs — scratch that: almost no one — ever achieved anything worthwhile without help. To be successful in business, you need to connect and collaborate and delegate.”

Di sinilah saatnya anda menunjukkan kemampuan “leadership” anda. Anda dituntut untuk membangun tim yang solid dari awal dan memimpin mereka menuju kesuksesan. Hal ini tidak mudah tetapi sesuatu yang harus dilalui dan dikuasai oleh setiap entrepreneur bila ingin mencapai kesuksesan besar.

Mungkin dalam diri kita ini muncul ego dan rasa rakus akan keuntungan usaha di depan. Kita tidak ingin berbagi keuntungan dan kesuksesan karena merasa ide bisnis ini adalah milik anda sendiri dari awal. Hilangkanlah perasaan seperti ini! Ingat “idea is cheap and hard to measure”, ya ide brilian anda itu tidak ada harganya sama sekali bila tidak dieksekusi. Tim anda yang merealisasikannya lah yang membuat ide itu menjadi berharga. Jangan kuatir kehilangan sebagian profit atau kepemilikan usaha anda. Camkanlah bahwa cara untuk menjadi cepat sukses adalah dengan mengajak orang lain cepat sukses bersama anda! Ingin menjadi cepat kaya? Ajaklah orang lain untuk menjadi cepat kaya bersama anda!

PLAN

Di tahap ini anda sudah punya ide bisnis yang besar dan bagus. Anda juga sudah mampu membentuk dan memimpin tim ahli yang solid. Langkah selanjutnya adalah membuat business plan.

Ada banyak contoh business plan yang bisa anda dapatkan dari internet. Tetapi inti dari business plan yang sebenarnya ingin diketahui oleh investor hanya ada 3 yaitu:

Business model

Yaitu bagaimana bisnis anda sebenarnya menghasilkan uang.

Proof of concept

Yaitu apakah ada contoh bisnis seperti ini yang sudah berjalan atau apakah anda sudah bisa membuat semacam prototype dari produk akhir yang bisa ditunjukkan kepada investor.

Financial plan

Berisi estimasi alur kas, ROI (return of investment) dan RR (return rate). Intinya dalam financial plan anda harus menjawab dua pertanyaan mendasar: “how much?” dan “how long?”. How much, berapa modal yang anda butuhkan untuk ide bisnis ini bisa berjalan. Dan how long, sampai berapa lama ide bisnis ini bisa menghasilkan uang dan bisa mengembalikan modal investor.

INVESTOR

Apakah untuk membangun usaha anda perlu modal? Tentu saja! Tetapi perlu kita ketahui bahwa modal bukanlah hal terpenting dan terbesar yang menghalangi seorang pengusaha membangun usahanya. Modal bukan masalah terpenting dari bisnis bahkan anda bisa membangun bisnis apapun dengan modal nol di awal. Silahkan tanyakan hal ini kepada setiap pengusaha yang anda kenal, -in syaa Allaah- mereka semua akan menyatakan hal yang sama. Lalu dari mana kita mendapatkan modal? Jawabannya sebagaimana tertera pada subheading tulisan ini yaitu dengan mencari investor. Lalu dari mana saya mendapatkan investor? Jawabannya “kepercayaan”. Inilah kata kuncinya.

Kepercayaan adalah segalanya dalam berbisnis. Ketika anda sudah dikenal sebagai seorang pembohong, penipu, tidak amanah masalah uang atau barang, jangan harap anda akan mendapatkan kepercayaan orang untuk berinvestasi di bisnis anda. Bahkan saat bisnis anda berjalan dengan modal sendiri pun, anda akan sulit mencari rekanan, supplier bahkan buyer bila kepercayaan orang sudah tidak melekat lagi pada diri anda. Reputasi anda akan menentukan keberhasilan anda dalam mencari investor dan bisnis anda secara umum ke depannya. Oleh karenanya kembali ke masalah modal “modal bukanlah hal terpenting dalam bisnis, tetapi yang terpenting adalah kepercayaan”.

SUSTAIN

Setelah anda menempuh berbagai tahapan di atas dengan penuh perjuangan dan akhirnya anda berhasil membangun perusahaan anda sendiri. Lalu sambil duduk di kursi direktur empuk yang baru saja anda beli dengan dana investasi, anda berpikir bahwa anda baru saja melalui perjuangan yang super berat untuk membangun sebuah perusahaan. Camkan, In syaa allaah beberapa bulan setelah itu anda akan disadarkan oleh sebuah kenyataan baru yang “pahit” :).

Apa itu? Kenyataan bahwa “memulai usaha itu mudah, mempertahankannya jauh jauh jauh lebih sulit”.

Tidak percaya? Silahkan tanyakan kepada semua pengusaha yang anda kenal! In syaa Allaah mereka akan menjawab dengan jawaban yang sama.

Di dalam buku “Think and grow rich”, langkah terakhir ini sebenarnya bukan sustain tetapi execute. Kenapa saya ubah jadi sustain? Karena sudah dua kali saya membangun perusahaan dengan formula 5 langkah dari buku ini dan dua kali juga saya bangkrut. Ternyata buku ini adalah tentang memulai usaha, bukan tentang bertahan dan mengembangkan usaha :). Jadi khusus bagian ini (sustain) adalah tulisan saya pribadi.

Apa yang saya pelajari dari dua kali kebangkrutan saya adalah bahwa setiap usaha apapun itu harus merencanakan 3 hal dari awal sekali:

Endless marketing strategy

Perusahaan anda harus terlibat dalam proses pemasaran untuk menjual produk atau jasanya. Dan suka atau tidak suka, proses marketing adalah proses yang berjalan terus menerus selama perusahaan itu ada. Dari awal anda harus memasukkan strategi pemasaran ke dalam business plan anda dan juga menganggarkannya di dalam investasi. Anda juga harus menyadari bahwa marketing atau pemasaran di zaman internet sekarang sudah jauh berbeda dengan pemasaran 10-20 tahun yang lalu. Masalah fenomena baru pemasaran ini in syaa Allaah akan saya buatkan artikelnya nanti.

Auto pilot strategy

Anda harus memikirkan dari awal sekali bagaimana membuat bisnis anda bisa berjalan secara mandiri tanpa anda harus setir setiap saat. Di sinilah pentingnya ilmu manajemen dan kepemimpinan. Bagaimana membangun company value, culture dan secara sukses mendelegasikan pekerjaan kepada orang lain. Ini membutuhkan ilmu, bakat dan pengalaman tersendiri yang mungkin tidak pernah terpikirkan saat anda dahulu belum membuka usaha.

Prepare for changes

Perubahan adalah sesuatu yang pasti terjadi dan akan terus terjadi. Banyak sekali perusahaan mati atau bangkrut karena kurang tanggap melihat perubahan atau trend baru yang melanda dunia. Perusahaan-perusahaan ini biasanya menikmati hasil yang besar dalam jangka waktu terlalu lama. Terbius dengan zona aman-nya sendiri, mereka gagal melihat atau menolak untuk melihat sinyal-sinyal perubahan drastis yang akan terjadi menimpa industri mereka. Sebagai seorang pemimpin anda harus menjadi orang yang paling siap berubah dan beradaptasi. Anda juga harus menciptakan visi dan kultur perusahaan yang tanggap terhadap segala perubahan dan membuat rencana-rencana matang untuk mengantisipasi perubahan tersebut. Bila ini gagal anda lakukan, saat terjadi perubahan teknologi atau perubahan perilaku konsumen yang bersinggungan langsung dengan industri anda maka kemungkinan besar perusahaan anda akan menerima akibatnya dan gulung tikar.

Demikian secara sekilas 5 tahapan membangun usaha yang disarikan dari buku “Think and grow rich” karya Napoleon Hill. Semoga tulisan saya yang sederhana ini bermanfaat dan memberikan anda motivasi untuk mulai membangun bisnis anda sendiri.

]]>
http://usaha-kreatif.com/5-langkah-praktis-membangun-usaha/feed/ 0
Bagaimana mengatasi rasa takut memulai bisnis? http://usaha-kreatif.com/bagaimana-mengatasi-rasa-takut-memulai-bisnis/ http://usaha-kreatif.com/bagaimana-mengatasi-rasa-takut-memulai-bisnis/#comments Sun, 13 Jul 2014 17:37:39 +0000 http://usaha-kreatif.com/?p=92 “Saya ingin mulai berbisnis ini tapi saya takut gagal..” Apakah pernyataan ini atau yang semacamnya sering terngiang di dalam kepala anda? Percaya atau tidak, kebanyakan orang tidak memulai berbisnis bukan karena faktor-faktor eksternal tetapi lebih kepada faktor internal yaitu rasa takut akan kegagalan. Di sisi lain yang ekstrim ada juga orang-orang yang terlampau nekat dan tanpa perhitungan menceburkan diri dalam sebuah usaha lalu bangkrut dan kehilangan segalanya. Lalu bagaimana cara menyeimbangkannya? Yaitu satu sisi menanggulangi rasa takut dan sisi lain tidak nekat berlebihan. Artikel ini mencoba menjawab itu semua.

Artikel ini akan saya buat sesingkat dan sepadat mungkin karena saya tahu anda sibuk dan saya juga ‘sok’ sibuk dengan tumpukan urusan-urusan lain. Ha ha ha.

Rasa takut adalah anugerah

Yang pertama dan paling utama yang harus kita camkan dalam diri kita adalah “rasa takut adalah anugerah” Ya betul. Allaah memberikan rasa takut sebagai anugerah kepada manusia. Kok bisa? Karena kalau manusia tidak punya rasa takut akan banyak kerusakan dan pengingkaran di muka bumi. Bayangkan seseorang yang berjalan di hutan lalu berpapasan dengan singa buas dan lapar, rasa takutnyalah yang mendorong dia untuk menghindar dan menjauh dari singa tersebut. Jika tidak ada rasa takut sama sekali dalam dirinya dan sehingga dia berjalan dengan santainya menuju singa yang lapar tentunya dia akan menjadi santapan singa tadi. Jadi pada dasarnya rasa takut yang Allaah anugerahkan kepada manusia adalah untuk menolong menjaga keberlangsungan hidupnya di dunia. Rasa takut juga bermanfaat untuk keberlangsungan hidup manusia di akhirat nanti. Karena rasa takut yang utama dan harus ada pada setiap diri kita adalah rasa takut kepada Allaah dan semua ancaman-Nya baik murka maupun azab. Bisa dibayangkan bila manusia tidak ada rasa takut kepada azab neraka, pastilah segala rambu-rambu syariat dilanggar demi kepuasan nafsunya sendiri.

Masalahnya bukanlah pada rasa takut. Tetapi masalahnya adalah bila rasa takut yang muncul: berlebihan, tidak beralasan dan menghasilkan reaksi yang negatif. 3 hal dari rasa takut ini yang seharusnya kita hindari.

Jangan hilangkan rasa takut

Betul “Jangan hilangkan rasa takut, tetapi petakan dan cari solusinya!”

Bila anda merasa takut dalam memulai usaha, tidak masalah, wajar saja, dan ini bukan sesuatu yang buruk. Tidak perlu kita membebani diri kita dengan menghapus perasaan takut ini lalu dengan menggunakan ‘kacamata kuda’ menceburkan diri dalam sebuah aktifitas bisnis. Sudah terlalu sering saya melihat model-model seperti ini. Yaitu orang yang begitu menggebunya semangat berwirausaha hanya lantaran terlalu banyak ikut berbagai seminar atau membaca artikel para motivator wirausaha sehingga yang di pikirannya adalah “kalau berani pasti sukses”. Mohon maaf, menjalankan bisnis tidak semudah menekan saklar di dalam jiwa kita “berani” atau “takut”. Bila anda melakukan gaya-gaya nekat seperti ini, saya yakin 100% -in syaa Allaah- anda akan bangkrut.

Yang seharusnya kita lakukan adalah memetakan rasa takut kita. Bagaimana itu? Saya menulis artikel sebelumnya tentang 5 rukun bisnis. Ada baiknya anda membaca artikel ini agar semua yang saya tulis selanjutnya lebih “make sense” bagi anda.

Contoh “saya takut produk saya tidak laku di pasaran”. Perasaan takut ini bila kita petakan ke 5 rukun bisnis tadi, Ini berarti ada masalah di tahap value creation. Rasa takut itu muncul karena kita kurang mengerjakan “PR” dari sisi value creation. Alam bawah sadar kita menyadari kekurangan ini dan berusaha berontak dengan menimbulkan rasa takut ini. Apakah kita sudah benar-benar mempelajari pasarnya? Apakah kita sudah melakukan beta testing dan product design iteration? Apa USP (unique selling proposition) dari produk kita? Berapa core human drives yang bisa dipenuhi produk kita dan sebagainya. Ini semua berhubungan dengan value creation yang seharusnya diketahui dan dijalankan oleh setiap pebisnis.

Contoh lain “saya takut kalau ini gagal saya dan keluarga saya akan hidup di jalanan”. Perasaan takut ini muncul karena business plan anda tidak mencakup rencana finansial yang matang. Ada banyak hal yang bisa anda lakukan. Anda bisa mengubah rencana bisnis anda kepada ide bisnis lain yang menuntut modal minim atau tanpa modal sama sekali. Atau kalau anda tetap ingin maju setidaknya anda harus berada pada level keamanan finansial yang cukup agar bisa memiliki exit strategy yang baik. Bisa dengan mencari investor dan sebagainya. Saya mengenal seseorang yang begitu terobsesinya dengan sebuah project, yaitu sebuah sistem informasi rumah sakit, yang memakan waktu bertahun-tahun hingga kehabisan seluruh hartanya dan bahkan pada akhirnya dia harus bercerai dengan istrinya. Semangat itu bagus, tetapi obsesi berlebihan sehingga kita tidak mau menggunakan akal sehat dan tidak mau mendengarkan nasihat orang lain akan berdampak buruk pada akhirnya. Obsesi berlebihan akan menyebabkan kita buta terhadap lingkungan di sekitar kita, padahal rahmat Allaah itu luas dan peluang-peluang usaha banyak bertebaran di mana-mana.

petakan_rasaTakut

Intinya adalah coba dengarkan rasa takut anda dan coba gali lebih dalam apakah ada di dalam business plan anda yang perlu ditangani lebih lanjut secara serius. Petakan masalah itu ke konsep 5 rukun bisnis, dengan demikian anda bisa mendapatkan gambaran jelas apa kekurangan anda sesungguhnya dan mulai belajar untuk memperbaikinya dari awal sebelum usaha itu mulai dieksekusi.

Anda pasti gagal

Bila anda sudah mengantisipasi semua rasa takut anda dengan langkah-langkah nyata dan rencana-rencana yang matang. Bersiap-siaplah akan datangnya kegagalan! Loh kok begitu? Apa saya salah tulis atau anda yang salah baca? Tidak, ini adalah kenyataan pahit yang orang harus alami suka tidak suka, mau tidak mau.

Kok berani-beraninya saya mengatakan “anda pasti gagal” memang saya dukun? Bukan! Saya berkata “anda pasti gagal” maksudnya “bukan anda pasti akan gagal” tetapi “anda pasti pernah mengalami kegagalan”, saya coba bertanya kembali kepada anda. Apakah dulu waktu kecil saat anda belajar berjalan anda pernah jatuh? Pasti pernah! Setiap bayi yang berjalan pasti pernah jatuh. Dan itu adalah salah satu bentuk kegagalan bukan? Tidak ada satu manusia pun di dunia yang terus menerus sukses dalam hidupnya tanpa mengalami kegagalan. Tidak ada!

Bagaimana menyikapi kegagalan?

Manusia diciptakan Allaah memang makhluk yang tidak luput dari salah dan lupa. Dua hal yang menyebabkan kegagalan demi kegagalan dalam hidup manusia. Ketika anda berusaha lalu gagal tidak berarti anda ini seorang pecundang. Kegagalan juga tidak berarti anda sedang dikutuk oleh Allah. Dari Al-Qur’an surat Al-Fajr kita banyak belajar bahwa Kadang Allaah melebihkan harta sebagian orang di atas yang lain kadang sebaliknya semua itu bukan lantaran Allaah memuliakan atau merendahkan mereka. Tetapi sebagai ujian kita di dunia apakah kita mau bersyukur atau bersabar. Saat nabi Yusuf menjadi budak dan di penjara apakah beliau lebih hina di dalam pandangan Allah ketimbang saat dia diangkat menjadi raja muda? Apakah nabi Ayyub lebih hina di mata Allaah saat beliau sakit berat ketimbang saat beliau sehat dan kaya raya? Sungguh tidak demikian.

Kegagalan adalah ujian dari Allah dan harus disikapi dengan kesabaran bukan dengan kemarahan, rasa takut atau putus asa. Bukankah Rasulullah shalallaahu alaihi wasallam pernah bersabda:

haditsMukminAjaib

“Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin, semua urusannya adalah baik baginya. Hal ini tidak didapatkan kecuali pada diri seorang mukmin. Apabila mendapatkan kesenangan, dia bersyukur, maka yang demikian itu merupakan kebaikan baginya. Sebaliknya apabila tertimpa kesusahan, dia pun bersabar, maka yang demikian itu merupakan kebaikan baginya.” (HR. Muslim, no. 2999 dari Abu Yahya Shuhaib bin Sinan radhiyallahu ‘anhu).

Sebagai bentuk kesabaran kita adalah kita hadapi kegagalan dengan penuh keyakinan bahwa segala ketetapan Allaah pasti ada hikmah yang baik di baliknya. Kita tidak putus asa, pelajari dengan seksama apa-apa yang menyebabkan kita gagal. Apakah ada langkah yang salah yang telah kita tempuh sebelumnya? Sehingga semakin banyak kita gagal semakin kita belajar untuk menghindari kegagalan yang sama di kemudian hari.

“Kegagalan hanyalah ujian dari Allaah, maka bersabarlah”.

Fakta pahit orang-orang sukses -di dunia-

Kalau bicara sukses (dari sudut pandang dunia), kita hidup di dalam masyarakat yang paling suka dengan hal-hal yang “berkilau cemerlang dengan sempurna”. Maksudnya kita sering heboh dan cepat tanggap dengan berita-berita: “Si fulan pengusaha paling muda yang sukses memimpin perusahaan A”, “Omzet sekian milyar dalam sekian bulan didapatkan dari usaha B”, “Dengan bermodal awal sekian si Fulan kini menjadi orang terkaya di kota C”, “Kini usahanya beromzet sekian milyar dengan cabang ratusan di seluruh Indonesia” dan yang semacamnya. Tapi pernahkah kita tertarik dengan kisah-kisah kegagalan mereka? Tidak. Padahal yang kita lihat di atas permukaan hanyalah kulit yang mungkin hanya 10-5% nya saja dari kisah orang-orang ini. Kegagalan demi kegagalan yang dialami orang-orang -yang dianggap- sukses ini tidak naik ke atas permukaan karena dianggap tidak menarik bagi sebagian besar masyarakat.

Tahukah anda bahwa semua pengusaha sukses mengalami kegagalan di awalnya? Bahkan fakta yang menarik adalah jumlah kegagalan mereka jauh lebih banyak dari keberhasilan mereka. Kalau di tanya “Siapakah orang yang paling banyak gagal dalam hidupnya?” jawabannya mudah, tunjuk saja orang yang anda anggap paling sukses. Biasanya dialah yang paling banyak mengalami kegagalan, kesulitan dan ujian dalam hidupnya. Jarang orang yang ‘ingin’ mengetahui fakta ini, seolah hidup harus sempurna, aman dan mulus. Sehingga ketika memulai usaha dan menemukan sekali kegagalan kebanyakan orang akan mundur dan putus asa.

Dalam agama Islam kita mengetahui konsep “Al-Jaza min jinsil amal” artinya balasan sesuai dengan usahanya. Bila berharap balasan besar maka usahanya ya harus besar atau berat. Kalau kita ditanya siapa orang yang paling sukses -dari kacamata seorang mukmin- tentu jawabannya adalah Rasulullah shalallaahu alaihi wasallam. Kalau kita ditanya lagi siapakah orang yang ujian hidupnya paling berat di dunia? Jawabnya ya orang yang sama yaitu Rasulullah shalallaahu alaihi wasallam.

Dalam sebuah hadits dari Mus’ab dari Sa’ad dari bapaknya berkata, aku berkata: “Wahai Rasulullah, siapakah manusia yang paling berat ujiannya?” Kata beliau: “Para Nabi, kemudian yang semisal mereka dan yang semisal mereka… (HR. At-Tirmidzi no.2398, dishahihkan oleh syaikh Al-Albani]

Ingatlah api yang kecil tidak bisa menciptakan besi yang murni. Laut yang tenang tidak bisa menciptakan pelaut yang tangguh.

Hal ini juga menjadi sunatullah ketika kita berbicara masalah kesuksesan dunia. Kebanyakan orang yang sukses di dunia ini ternyata telah melalui berbagai ujian, rintangan, caci maki dan kegagalan dalam hidupnya.

Sebutlah Michael Jordan yang pernah mengatakan “I’ve missed more than 9000 shots in my career. I’ve lost almost 300 games. 26 times, I’ve been trusted to take the game winning shot and missed. I’ve failed over and over and over again in my life. And that is why I succeed.”

Thomas Alfa Edison saking bodohnya di kelas gurunya pernah mengatakan kepadanya “too stupid to learn anything”. Apakah ini membuatnya putus asa? Tidak. Dia terus berjalan dan tercatat di dalam hidupnya dia membuat lebih dari 1.000 penemuan yang dipatenkan dan menciptakan berbagai alat yang mengubah dunia seperti perekam audio, lampu bohlam dan kamera video. Dia sendiri pernah mengatakan “Bila saya sudah mencoba 1.000 kali dan gagal, saya akan coba lagi yang ke 1.001 nya”.

Pendiri KFC Kolonel Sanders ketika menawarkan kerjasama resep ayam goreng-nya ditolak 1009 kali sampai akhirnya menemukan pengusaha restoran yang bersedia bekerjasama dengannya hingga menjadi KFC yang kita kenal sampai sekarang.

Dan masih banyak kisah-kisah lain yang bisa dijadikan pelajaran.

suksesDiPermukaan_usaha-kreatif

Banyak berdoa dan tawakal

Yang terakhir tetapi justru yang paling penting menurut saya adalah banyak berdoa dan belajar menumbuhkan sikap tawakal kepada Allaah. Karena bagaimanapun sempurnanya rencana dan usaha kita, semua hasil adalah Allaah semata yang menentukan. Luruskan niat kita ketika memulai usaha. Bukan sekedar menumpuk harta dan menjadikan kebanggaan dunia semata tetapi jadikanlah sebagai jalan untuk beribadah dan mendekatkan diri kita kepada-Nya. Bila niat kita di awal sudah lurus, in syaa Allaah kita akan senantiasa waspada untuk tidak melanggar rambu-rambu syariat Allah di dalam usaha-usaha kita ke depannya.

Dengan mengucapkan “bismillah” saya akan mulai usaha saya ini!

Kesimpulan akhir

Bila anda merasa takut memulai usaha. Jangan hapus rasa takut itu, tetapi petakan dan cari solusi terbaiknya sehingga anda menjadi lebih siap saat terjun dalam usaha tersebut.

Saat terjun ke dunia usaha pertama kalinya jangan mengharapkan sukses datang dalam sekejap mata. Bersiaplah mengalami kegagalan demi kegagalan karena sebagian besar orang memang gagal di awal usahanya. Bersabarlah, tidak perlu merasa putus asa. Pelajari betul kenapa anda gagal dan temukan akar masalahnya lalu cari solusinya dan coba lagi. Jangan sampai kita jatuh ke lubang yang sama. Terakhir jangan lupa banyak berdoa dan bertawakal kepada Allaah azza wa jala.

OK mungkin artikel ini tidak sesingkat yang saya rencanakan sebelumnya. Saya gagal, mungkin :) tapi setidaknya tulisan ini bisa selesai, walhamdulillaah. Semoga bermanfaat.

]]>
http://usaha-kreatif.com/bagaimana-mengatasi-rasa-takut-memulai-bisnis/feed/ 0
Bagaimana merubah masalah anda menjadi profit? http://usaha-kreatif.com/bagaimana-merubah-masalah-anda-menjadi-profit/ http://usaha-kreatif.com/bagaimana-merubah-masalah-anda-menjadi-profit/#comments Mon, 07 Jul 2014 00:42:18 +0000 http://usaha-kreatif.com/?p=57 Hidup anda penuh dengan masalah? Daripada melampiaskannya dengan amarah atau hal-hal negatif yang lain. Kenapa tidak berpikir untuk mengubahnya penjadi profit? Kok bisa? Izinkan saya menjelaskan konsep penting ini dan bercerita sedikit tentang bagaimana kisah orang-orang sukses mengubah masalah dalam hidupnya menjadi keuntungan.

Setiap manusia pasti punya masalah. Dari yang kecil hingga yang besar. Kita harus yakin bahwa di balik semua masalah ada peluang. Di balik semua problem ada solusi. Di balik semua kesulitan ada kemudahan. Bila anda seorang muslim tentu anda sering membaca 2 ayat ini:

alinsyiroh_5-6

“Maka sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan, sesungguhnya beserta kesulitan itu ada kemudahan.” (Al-Insyiroh[94] : 5-6)

Allah berfirman “beserta kesulitan ada kemudahan” diulangi dua kali untuk menekankan dan menghapuskan keragu-raguan kita. Kata ma’a dalam bahasa Arab bermakna “beserta’ atau “bersama”. Kita perhatikan bahwa Allaah tidak menggunakan kata “sesudah” tetapi “bersama” yang maknanya bahwa di setiap kesulitan hidup itu pasti diiringi dengan kemudahan bersamanya.

Kembali ke topik bisnis. Beberapa waktu lalu saya menulis sedikit tentang 5 rukun bisnis. Rukun pertama bisnis adalah value creation, yaitu proses menciptakan nilai jual sebuah produk atau jasa. Ternyata cara yang paling mudah menciptakan value adalah dengan mencari masalah hidup yang biasa dihadapi oleh orang sehari-hari.

Masalah adalah peluang

Co-founder dari Dropbox Drew Houston pernah mengatakan di tahun 2013 “Orang-orang yang paling sukses dan bahagia yang saya kenal adalah mereka yang mencintai pekerjaan mereka, mereka terobsesi dengan memecahkan masalah-masalah penting, masalah yang menjadi perihal hidup mereka.”

Thomas alfa edison juga pernah mengatakan: “I find out what the world needs. Then, I go ahead and invent it.”

Adalah Matthew Osborn yang menciptakan bisnis milyaran dari masalah sederhana yang di lingkungannya yaitu “kotoran anjing”. Di lingkungannya dalam radius 15 mil terdapat lebih dari 100.000 anjing peliharaan yang sering buang air besar di mana-mana. Tentu ini masalah bagi lingkungannya, tapi baginya ini adalah peluang. Bukannya bersikap marah, menuntut atau memaki-maki orang saat menginjak kotoran anjing, dia malah memulai bisnis yang berputar sekitar pada pembersihan kotoran anjing. Bisnisnya ternyata meroket dan sekarang dia memiliki perusahaan besar dengan 3.000 lebih pelanggan.

Christina Daves, pendiri perushaan Cast Medic Designs sukses menciptakan produk-produk kesehatan nya sejak dia cedera pada kaki nya dan menemukan banyak masalah pada produk-produk foot-support yang ada saat itu. Dia mengatakan “My product line resulted from me jumping off a boat on the dock, landing on a metal cleat and breaking a bone in my foot”.

Paul Marsden pernah menulis quote yang berbunyi “business is all about solving people’s problems – at a profit.”

Masih banyak contoh lain bila anda mencarinya. Tidak perlu jauh-jauh, hal-hal sederhana berupa kegiatan ekonomi yang ada di sekitar kita bila kita gali lebih dalam sebagian besar adalah solusi untuk suatu masalah. Misalnya kenapa ada tukang ojek? Karena orang kesulitan pergi keluar masuk suatu daerah. Kenapa telepon genggam laku? Karena orang kesulitan berkomunikasi dengan orang lain tanpanya. Kenapa bimbel laku? Karena banyak anak-anak kesulitan mengikuti pelajaran di sekolah.

Apakah setiap value pasti muncul dari masalah?

Jawaban singkatnya: Tentu tidak!

Menciptakan solusi bagi masalah hanyalah sebagian faktor dari product value. Ada faktor-faktor lain yang menciptakan kegiatan ekonomi. Ini yang akan kita bahas pada beberapa postingan saya berikut nya yang akan menjelaskan tentang core-human-drives, 12 form of product value dan 10 market evaluation. Apa lagi itu? Tunggu saja tanggal mainnya. In syaa allaah.

Bagaimana saya mengubah masalah yang saya hadapi menjadi profit?

Dengan tidak bermaksud menyombongkan diri, izinkan saya berbagi sedikit tentang bagaimana saya menemukan masalah-masalah dalam hidup dan mengubahnya menjadi omzet puluhan juta rupiah mungkin lebih -in syaa Allaah-.

Dalam proses mendidik anak-anak kami, saya dan istri menemukan beberapa masalah dalam mengenalkan huruf hijaiyah kepada anak-anak. Kami ingin mengenalkan huruf hijaiyah dengan sistem belajar sambil bermain. Karena berdasarkan beberapa artikel yang kami baca bahwa mengajarkan balita sangat baik bila menggunakan flashcards yaitu belajar sambil bermain tebak-tebakan menggunakan kartu-kartu hafalan. Kami mulai mencari berbagai flashcards yang bisa kami gunakan sebagai alat bantu belajar untuk anak-anak. Dan apa yang terjadi? Banyak masalah yang kami temukan.

Flashcards yang ada di pasaran memiliki beberapa kekurangan:

  1. Gambar makhluk hidup.
    Hasil dari menuntut ilmu agama -alhamdulillaah-, saya dan istri akhirnya mengetahui bahwa dalam syariat Islam menggambar makhluk bernyawa adalah terlarang hukumnya. Gambar yang diperbolehkan adalah gambar makhluk hidup yang tidak sempurna terutama bagian kepala atau wajah karena sejatinya ciri gambar makhluk adalah pada kepala dan wajahnya. Masalahnya masih sedikit produk-produk di pasaran terutama flashcards huruf hijaiyah yang benar-benar mengikuti syariat Islam ini.
  2. Ukuran kecil.
    Karena mata saya plus dan silinder. Saya menemukan masalah ketika saya harus mengajarkan anak-anak dengan buku yang tulisannya terlalu kecil. Juga karena belajar flashcards alaminya adalah bermain tebak-tebakan dimana kartu senantiasa dipegang dengan jarak agak jauh dari anak, tulisan kecil akan semakin terlihat kecil dan ini menimbulkan kepayahan pada mata anak-anak yang akhirnya menurunkan semangat mereka untuk belajar.
  3. Sudut kartu tajam.
    Pernahkah tangan anda terluka ketika membalikkan kertas. Saya pernah. Dan saya tidak ingin hal ini terjadi pada anak-anak saya. Seharusnya semua produk kertas untuk anak-anak memiliki ujung yang melengkung untuk mengurangi resiko “paper cut” pada anak.
  4. Belajar mandiri.
    Sangat menyenangkan bila kita bisa berkumpul bersama anak-anak kita dalam proses belajar sambil bermain. Namun tidak selamanya kita bisa bersama dengan anak-anak kita karena ada tugas-tugas lain yang harus dipenuhi seperti mencari nafkah dan sebagainya. Seandainya ada aplikasi yang bisa diinstall ke tablet mereka yang bisa membantu proses belajar tentu ini akan sangat baik. Minimal dalam hal belajar huruf hijaiyah menggunakan flashcards adalah aplikasi yang bisa membantu mengacak pertanyaan dan mampu mencatat dan mengevaluasi perkembangan belajar anak.

Dari masalah-masalah di atas saya mulai berpikir untuk menciptakan produk flashcards sendiri. Mulailah saya mendesain flashcards huruf hijaiyah baik produk cetak nya maupun produk aplikasi mobile nya. Dan setelah 3 bulan bekerja di sela-sela kesibukan utama saya, alhamdulillaah akhirnya bisa rampung juga desain flashcards huruf hijaiyah juga aplikasi mobile nya. Sebuah produk yang terlahir dari keinginan untuk mencari solusi dari berbagai masalah yang dijabarkan di atas.

Bila anda penasaran dengan produk ini, berikut ini landing page nya produk tersebut. In syaa Allaah dalam waktu dekat akan saya share juga proses pembuatannya dari awal hingga akhir, berikut tip dan trik dalam memasarkannya.

Kesimpulan akhir

Sebagai seorang creativepreneur, kita harus senantiasa membuka mata dan telinga terhadap berbagai masalah baik yang dihadapi sendiri maupun yang sering dihadapi orang lain sehari-hari. Kenapa? Karena di balik masalah-masalah itu lah peluang bisnis berada. Produk yang sukses adalah produk yang menyelesaikan masalah orang. Semakin besar masalahnya dan semakin banyak orang yang terkena masalah itu maka semakin besar peluang bisnis yang ada. Semoga tulisan ini bermanfaat dan menginspirasi anda untuk terus berkreasi menciptakan produk-produk yang mampu menyelesaikan masalah banyak orang.

 

]]>
http://usaha-kreatif.com/bagaimana-merubah-masalah-anda-menjadi-profit/feed/ 1
Tips membuat panah dan garis putus-putus di Photoshop http://usaha-kreatif.com/tips-membuat-panah-dan-garis-putus-putus-di-photoshop/ http://usaha-kreatif.com/tips-membuat-panah-dan-garis-putus-putus-di-photoshop/#comments Tue, 24 Jun 2014 23:27:24 +0000 http://usaha-kreatif.com/?p=52 ]]> http://usaha-kreatif.com/tips-membuat-panah-dan-garis-putus-putus-di-photoshop/feed/ 0 5 Rukun Bisnis http://usaha-kreatif.com/5-rukun-bisnis/ http://usaha-kreatif.com/5-rukun-bisnis/#comments Sun, 18 May 2014 06:32:27 +0000 http://usaha-kreatif.com/?p=32 Setiap bisnis, tidak peduli apakah ia sekecil warung di pinggir jalan atau sampai sebesar korporasi multi nasional bernilai triliunan rupiah, pasti memiliki 5 rukun atau 5 bagian penting yang bila salah satu dari rukun ini hilang maka dia bukanlah sebuah bisnis. Kenapa mengetahui dan memahami ke-5 rukun ini penting? Karena ini adalah dasar segala bisnis dan bila anda tidak memahaminya maka anda tidak memahami bagaimana bisnis itu bekerja secara umum. Tentunya bila anda seorang entrepreneur atau calon entrepreneur memahami dasar-dasar ini adalah esensial sekali untuk masa depan anda dan bisnis anda.

Baik langsung kita mulai saja.

Sebagaimana judul di atas, ada 5 rukun bisnis. Mereka adalah:

  1. Value Creation
  2. Marketing
  3. Sales
  4. Value Delivery
  5. Finance

5RukunBisnisDiagram_usaha-kreatif.com_001

Kedengaran sederhana dan familiar? Mungkin ya, tapi coba simak baik-baik penjelasan singkat dari masing-masing item di atas

1. Value Creation

Yang pertama dan yang paling utama adalah value creation. Value creation adalah proses menciptakan value atau nilai jual sebuah produk. Perusahaan-perusahaan besar dan sukses adalah mereka yang paling pandai menciptakan value sehingga produk-produk mereka laris manis di pasaran. Lalu pertanyaannya, bagaimana kita bisa menciptakan value tersebut? Dari mana kita bisa memulainya? Apa langkah awalnya?

Jawabannya sangat jelas tapi mungkin sebagian orang sering melupakannya. Jawabannya adalah: “Temukan masalah!”. Ya, temukan masalah yang biasa dihadapi orang-orang. Masalah apa? Masalah manusia pada umumnya berkisar pada kebutuhan dan kemauan. Carilah apa yang dibutuhkan orang dan atau yang diinginkan orang? Semakin tinggi nilai kebutuhan atau keinginan orang pada sesuatu maka produk yang mampu memenuhinya dapat dipastikan -in syaa Allaah- akan laku keras di pasaran. Saya menulis sebuah artikel yang membahas lebih mendalam tentang bagaimana mengubah masalah hidup kita menjadi profit.

Dengan demikian secara singkat dapat kita katakan:

“Value creation adalah proses mencari kebutuhan dan kemauan orang banyak dan berusaha memenuhinya dengan cara yang menguntungkan”

Cukup masuk akal bukan?

Proses value creation ini menyangkut banyak sekali aspek yang mana akan membutuhkan satu bab bahkan satu buku tebal untuk membahas rincian-rincian nya. Cukuplah sampai di sini pembahasan kita dan kita akan beranjak ke rukun bisnis ke-2.

2. Marketing

Apa yang dimaksud dengan marketing? Marketing atau pemasaran dapat disimpulkan sebagai proses “mencari perhatian”. Yang dengan perhatian yang diciptakan oleh marketing ini akan meningkatkan demand terhadap produk yang sedang kita tawarkan.

Katakanlah kita membuat suatu produk yang super canggih, mantap dan hebat yang tidak ada perusahaan lain mampu membuatnya. Saat tidak ada seorang pun tahu bahwa produk ini ada maka semua kehebatan produk kita tidak ada manfaatnya sama sekali. Produk itu tidak akan berubah menjadi keuntungan dengan sendirinya.

3. Sales

Banyak orang yang beranggapan bahwa sales dan marketing adalah hal yang sama. Ini merupakan anggapan yang keliru. Keduanya memang berhubungan, bahkan berhubungan erat, tetapi perlu kita ketahui dan sadari bahwa satu dengan yang lainnya sangat berbeda. Sehebat apa pun program marketing yang anda jalan kan sehingga seluruh dunia tahu dengan jelas apa produk yang anda jual tetapi bila tidak satu pun orang yang mengeluarkan uang dari dompet nya dan membeli produk anda maka anda tidak memiliki bisnis.

Sederhananya sales, atau yang sering disebut “penjualan” dalam bahasa Indonesia, adalah proses mengkonversi prospek konsumen menjadi paying customer. Atau lebih singkatnya lagi “mengubah produk menjadi uang masuk”.

4. Value Delivery

Value delivery adalah proses memberikan produk atau benefits yang sudah dijanjikan sebelumnya kepada konsumen. Apa yang kita sebut pada sebuah usaha yang tidak memberikan produk atau jasanya sebagaimana janji sebelumnya kepada konsumen? Contoh misalnya ada toko online yang tidak mengirimkan barang kepada konsumen nya padahal konsumen-nya itu sudah membayar. Kita sebut mereka sebagai penipu bukan? Ya mereka penipu bukan sebuah bisnis. Tentunya kita tidak ingin jadi penipu, kita membaca blog ini karena ingin belajar menjalankan bisnis dengan lebih baik, bukan belajar menjadi penipu.

5. Finance

Yang terakhir dari rukun bisnis adalah finance. Singkatnya, finance adalah proses mendatangkan uang yang cukup ke dalam bisnis sehingga ia dapat beroperasi dengan baik dan sehat. Yaitu uang yang masuk lebih besar dari jumlah uang yang keluar.

Itulah penjelasan secara singkat tentang 5 rukun bisnis. 5 hal yang pasti dan harus ada dalam setiap bisnis.

Percaya atau tidak bila anda mengambil kuliah S2 tentang bisnis maka pada dasarnya anda akan belajar seputar 5 hal di atas saja. Tidak lebih. Tetapi tentu dengan bagian per bagian akan dirinci lagi secara lebih mendalam. Dan yang membedakan jenjang S2 dan S1 adalah bahwa di jenjang S2 anda akan banyak diminta untuk memecahkan banyak sekali kasus bisnis di dunia nyata.

Di blog ini -in syaa allaah- saya akan sharing banyak sekali materi-materi rincian dari 5 rukun bisnis di atas. Sehingga serasa anda sedang mengambil kuliah S2 di bidang bisnis, tetapi gratis! :) . Jadi jangan kemana-mana! Cek terus website ini dari waktu ke waktu untuk update artikel terbaru atau ikut berlangganan newsletter nya bila perlu.

Semoga bermanfaat.

]]>
http://usaha-kreatif.com/5-rukun-bisnis/feed/ 2